Launching Buku Sampah Baterai karya Rj

Sebagai Mom sekaligus manajer (momajer) untuk @ewasterj, mengajarkan saya banyak hal. Antara lain, harus bisa membedakan thin-line antara mempromosikan karya dan meng-expose anak. Mengajarkan bagaimana mengedepankan hak anak dari sekedar mengiyakan liputan media. Sejak Rj punya karya buku & gerakan, pembagian waktu bersekolah, bermain & jalankan komunitas yg ia rintis menjadi challenge. Saya berperan penting dalam mengingatkan keseimbangan kegiatan2 itu. But overall, @rafajafar merupakan anak yg mudah diajak kerjasama, bisa sampaikan tidak mau dan tidak setuju jika kita diskusi dan berikan alasan yg bisa saya terima. Rj adalah guru kehidupan saya. Terima kasih atas kepercayaanmu, nak. I wish you nothing but the best, terkhusus di sekolah barumu, SMA Taruna Nusantara. Good luck son!
⬇️
♻️
Press conference, Launching Buku Sampah Baterai, & Talkshow Sampah Elektronik yang Dilupakan – Jakarta 4 Juli 2018. Rj & I would like to thanks Ato @jafarhafsah Nin @ony_jafar , Ayah @myanaaditya & seluruh keluarga atas endless supports, penerbit @kanakatacreative Jessica Huwae & Rully, partner event prescon @amandaandono , dukungan dari #ewasteRJteam @nandyanandyo@aviananda @martinasds , organisasi @balifokus @yuyundrwiega@buftheimsonia @tioseptiono , Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ibu Tuti Hendrawati, komunitas Bandung Bijak Energi Waste4Change @TOYL, & KOWANI.

Special thanks to all media/press yang sudah hadir dan meliput. Last but not least terima kasih kepada semua yg sudah mendukung Rj dan gerakan ewasteRJ nya dari awal, sejak 2015. Semoga persembahan buku2: #sampahelektronik 2015 & #sampahbaterai 2018 dapat menambah wawasan dan kepedulian terhadap barang elektronik yang sudah tidak dapat dipakai dan bertumpuk itu. Dan semoga Rj bisa menjadi inspirasi dan motivasi generasi jaman now utk sll berkontribusi bagi negeri dengan melahirkan karya-karya positif.

Buku dapat dipesan di sini link di bio @ewasterj . Press release ada di IG @ewasteRJ
Salam ewaste!

Our Double Champions

Kelulusan SMP ini tentu PR terbesar dari orangtua adalah memfasilitasi anak-anak mendapatkan SMA terbaik yang diminati anak dan direstui orangtua (PR terbesar anak, ujian akhir dengan baik).

Januari, kami antarkan Rafa dan Afkar mengunjungi beberapa SMA yang sekiranya cocok dan selalu masuk dalam diskusi, salah satunya Taruna Nusantara Magelang. Sebuah sekolah semi militer, berasrama, yang program utamanya adalah mempersiapkan pemimpin bangsa. Tidak disangka, kunjungan langsung ke SMA TN itu membuat anak-anak menjatuhkan pilihan sekolahnya.

Kami pun lanjut ke tahap pendaftaran dan serangkaian tes. Tes pertama adalah tes akademik, sama dengan matpel UN. Susah? Banget kata anak-anak. Dengar-dengar memang soalnya adalah soal olimpiade matematika. Baiklah. Saya dan ayahnya hanya bisa menguatkan lewat doa. Alhamdulillah tahap ini Rafa dan Afkar lolos.

Tes berikutnya, tes kesehatan (termasuk kesehatan jiwa), dan psikotes. Tahap ini memang anak-anak diperiksa dari ujung rambut sampai ujung kaki, plus mental dan psikologi nya. Alhamdulillah lolos.

Tahap selanjutnya, serangkaian tes yang diadakan di SMA TN di Magelang. Sebelum terbang, memohon doa dari para kakek nenek. Mereka menginap 4 hari utk melakukan tes wawancara (ini esensial) baik tertulis maupun tatap muka, tes kesehatan jiwa yang kedua di RSJ Magelang, tes penempatan IPA/IPS & pantukhir. Selama 4 hari disana mereka diperlihatkan kehidupan berasrama, berkelakuan seperti siswa asrama.

Akhirnya pertengahan juni lalu, pengumuman final pun keluar. Dari hampir 4000 pendaftar, Rafa dan Afkar lolos sampai tahap akhir, masuk menjadi siswa TN angkatan 29 yg menerima hanya 360 siswa. Alhamdulillah sujud syukur.

Selamat anak-anakku Rafa dan Afkar, sudah luar biasa dan semangat melalui seluruh rangkaian tes dan lulus dengan nilai terbaik. Semoga 3 tahun kedepan di SMA TN bisa menjadi pembekalan untuk masa depanmu ya Nak. Bangga ayah mami mendampingi dan menghantarkan kamu berdua😘😘

Terima kasih tak terhingga atas doa & support yg tak henti dari nin ato, oma, kakek nenek, kakung ating, & seluruh keluarga. GroupHug :’)