Mengenang Bunda

Hari ini tepat setahun sepeninggal bunda dari anak-anak yang kini sedang menggandeng tangan saya. Mereka luar biasa. Tidak mudah bagi si sulung 13 tahun, si tengah 8 tahun, si anak lucu 4 tahun berpisah selamanya di usia belia dengan perempuan yang melahirkan dan mencintai mereka sepenuh hati. Sekaligus, menerima orang baru penerus estafet peran ibu di keluarga. Dalam waktu relatif singkat, terhadap saya, mereka hangat dan dekat, tanpa melupakan ingatan mereka akan bunda, erat. Disela-sela keseharian “Mam, aku kangen bunda..” “Mam, aku tadi doain bunda” “Waktu sama bunda aku kesini, beli ini, pakai ini…” dan masih banyak lagi. Manis.

Semua ini menggambarkan betapa didikan bunda sungguhlah penuh kasih dan lembut. Saya merasa “mengenal” bunda dari mereka. Terima kasih atas titipan berkah dan amanah yang manis ini. Semoga kesolehan anak-anak kelak menjadi bekal akhirat orangtuanya. Istirahat yang tenang disana, Bun. Allah lapangkan kuburnya, Allah angkat derajatnya. Aamiin.